
Barn in Time
Studi tentang ruang ternak yang berubah mengikuti pertumbuhan hewan, rutinitas perawatan, dan siklus musiman.
Membaca kehidupan, merangkai ruang. Eksplorasi arsitektur dari manusia, alam, dan keseharian.

Catatan perancangan dan eksplorasi
selama perjalanan belajar arsitektur.

Studi tentang ruang ternak yang berubah mengikuti pertumbuhan hewan, rutinitas perawatan, dan siklus musiman.
Eksplorasi hunian dua lantai yang mempertemukan kebutuhan keluarga, hewan peliharaan, dan vegetasi dalam satu lingkungan tinggal.
Simpan karya dan gagasannya untuk dibaca kembali.
Panel, gagasan, dan proses yang dibawa ke dalam sayembara arsitektur.

ARRIVAL 7.0
Growing Canopy merupakan rancangan hunian Vertical Urban Forest yang merespons peningkatan suhu perkotaan dengan menghadirkan kembali fungsi ekologis melalui vegetasi bertingkat, green roof, hidroponik, serta pemanfaatan air hujan dan biomassa. Massa bangunan disusun berundak menyerupai pertumbuhan kanopi, dilengkapi void untuk mengoptimalkan pencahayaan dan penghawaan alami. Penggunaan bata berongga, tirai bambu, bidang maju-mundur, dan tepian melengkung membantu mereduksi panas sekaligus membentuk fasad yang dinamis. Perpaduan hunian dengan fasilitas komunal menjadikan bangunan sebagai ekosistem vertikal yang menghubungkan manusia, alam, dan aktivitas sosial secara adaptif dan berkelanjutan.

63rd Anniversary of the Department of Architecture, Diponegoro University 2025
Open Theatre merupakan ruang terbuka untuk pertunjukan, diskusi, dan interaksi mahasiswa. Desainnya memadukan panggung, ruang diskusi, taman, kolam, dan vegetasi sehingga menciptakan ruang komunal yang nyaman, inklusif, serta selaras dengan alam dan konsep green campus.
Dokumentasi kegiatan, pembelajaran, dan pencapaian.

Diponegoro University
For the completion as participant in International Architecture Field Study (IAFES) 2026 Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia Unit 4: "Reframing Rural"

State Islamic University of Maulana Malik Ibrahim Malang
Architecture Carnival Competition 7.0 with the theme 'After 20C : Cool the City'
Ruang belajar di luar studio: kegiatan, kolaborasi, dan pengalaman yang membentuk cara berpikir.
Catatan perjalanan sedang disusun. Pengalaman berikutnya akan hadir di sini.
Jelajahi seluruh perjalanan
Aku Danish, mahasiswa Arsitektur Universitas Diponegoro. Bagiku, merancang dimulai dari memahami cara manusia hidup: kebiasaan kecil, kebutuhan akan ketenangan, dan hubungan dengan lingkungan.
Aku mengeksplorasi hunian, pendekatan biofilik, serta ruang yang tumbuh bersama penggunanya. Melalui sketsa, pemodelan 3D, dan visualisasi, aku mencoba menerjemahkan pengamatan menjadi pengalaman ruang.
Desain bermula dari pertanyaan.
Setiap langkah memberi arah.
Memahami aktivitas, kebiasaan, dan harapan pengguna sebagai titik awal perancangan.
Mengamati tapak, iklim, dan hubungan sosial untuk menemukan persoalan yang perlu dijawab.
Menerjemahkan temuan menjadi konsep, organisasi ruang, dan pilihan material.
Mengeksplorasi sketsa dan model untuk menilai kembali pengalaman ruang yang dirancang.